<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Become a Professional Scientist</title>
	<atom:link href="http://arifqu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arifqu.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Mar 2011 04:40:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arifqu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Become a Professional Scientist</title>
		<link>http://arifqu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arifqu.wordpress.com/osd.xml" title="Become a Professional Scientist" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arifqu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>What is Bryology?</title>
		<link>http://arifqu.wordpress.com/2011/03/22/what-is-bryology/</link>
		<comments>http://arifqu.wordpress.com/2011/03/22/what-is-bryology/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 04:39:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifqu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifqu.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Bryology is the branch of botany concerned with the scientific study of bryophytes (mosses, liverworts, and hornworts). (Greek bryon, a moss, a liverwort) Bryophytes were first studied in detail in the 18th century. The German botanist Johann Jacob Dillenius (1687-1747) was a professor at Oxford and in 1717 produced the work &#8220;Reproduction of the ferns [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=21&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><code><a href="http://arifqu.files.wordpress.com/2011/03/polytric3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-23" title="polytric" src="http://arifqu.files.wordpress.com/2011/03/polytric3.jpg?w=238&#038;h=300" alt="" width="238" height="300" /></a></code></p>
<p><strong>Bryology</strong> is the branch of <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Botany">botany</a> concerned with the scientific study of <a title="Bryophyte" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bryophyte">bryophytes</a> (<a title="Moss" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Moss">mosses</a>, liverworts, and <a title="Hornwort" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hornwort">hornworts</a>). (<a title="Greek language" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greek_language">Greek</a> <em>bryon</em>, a moss, a liverwort)</p>
<p>Bryophytes were first studied in detail in the 18th century. The German botanist <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Johann_Jacob_Dillenius">Johann Jacob Dillenius</a> (1687-1747) was a professor at Oxford and in 1717 produced the work &#8220;Reproduction of the <a title="Fern" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fern">ferns</a> and mosses.&#8221; The beginning of bryology really belongs to the work of Johannes Hedwig, who clarified the reproductive system of mosses (1792, <em>Fundamentum historiae naturalist muscorum</em>) and arranged a <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Taxonomy">taxonomy</a>.</p>
<p>Areas of research include bryophyte <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Taxonomy">taxonomy</a>, bryophytes as <a title="Bioindicator" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bioindicator">bioindicators</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/DNA_sequencing">DNA sequencing</a>, and the interdependency of bryophytes and other plant and animal species. Among other things, scientists have learned that certain species of mosses are <a title="Carnivorous plant" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Carnivorous_plant">carnivorous</a>.</p>
<p>Centers of research in bryology include <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/University_of_Bonn">University of Bonn</a>, Germany and University of Helsinki , Finland.<a href="http://arifqu.files.wordpress.com/2011/03/polytric2.jpg"></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifqu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifqu.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=21&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifqu.wordpress.com/2011/03/22/what-is-bryology/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ee2a35cf59465be013d85d78a0d78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifqu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifqu.files.wordpress.com/2011/03/polytric3.jpg?w=238" medium="image">
			<media:title type="html">polytric</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dorongan untuk Bekerja</title>
		<link>http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/dorongan-untuk-bekerja/</link>
		<comments>http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/dorongan-untuk-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2007 02:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifqu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/dorongan-untuk-bekerja/</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang akan melakukan sesuatu atau bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan merealisasikan keinginan yang menjadi cita-citanya. Maslow (1970) menyusun suatu teori tentang kebutuhan manusia yang bersifat hierarkis, dan dikelompokkan menjadi lima tingkat, yaitu kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, harga diri, dan aktualisasi diri. Sebagai manusia, seorang ilmuwan (scientist) tentu saja juga memiliki motif dalam melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=12&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seseorang akan melakukan sesuatu atau bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan merealisasikan keinginan yang menjadi cita-citanya. Maslow (1970) menyusun suatu teori tentang kebutuhan manusia yang bersifat hierarkis, dan dikelompokkan menjadi lima tingkat, yaitu kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, harga diri, dan aktualisasi diri. Sebagai manusia, seorang ilmuwan (scientist) tentu saja juga memiliki motif dalam melakukan pekerjaannya, mengacu pada hierarki kebutuhan tersebut.</p>
<p>Kebutuhan fisiologis (physiological needs)<br />
Kebutuhan ini paling rendah tingkatannya dan memerlukan pemenuhan yang paling mendesak. Contohnya adalah kebutuhan akan makanan, minuman, air, dan udara.</p>
<p>Salah satu alasan mengapa ilmuwan di Indonesia kurang bergairah dalam berkarya adalah belum adanya jaminan akan terpenuhinya kebutuhan mendasar ini. Bagaimana mungkin seorang ilmuwan akan melakukan penelitian dengan serius ketika gajinya masih jauh di bawah standar hidup minimal? Tentu saja hal ini juga berkaitan dengan kondisi bangsa ini yang masih tertinggal sehingga apresiasi terhadap penelitian, terutama ilmu-ilmu dasar, masih sangat rendah. Lihat saja kenyataan sekarang, betapa banyak Sarjana Sains yang menganggur karena tidak adanya lembaga penelitian yang menampung mereka. Kalau mereka dituntut untuk mandiri atau berwira swasta, lalu di mana relevansi pendidikan mereka sebagai scientist? Ketika semua sarjana dianggap sama, karena kuliah dianggap hanya merupakan pembentukan pola pikir, lalu apa gunanya mereka (para mahasiswa) mengambil jurusan yang berbeda-beda? </p>
<p>Mungkin ada di antara para idealis yang kemudian melakukan penelitian mandiri karena kecintaannya pada bidang ilmu tertentu. Tetapi mungkin itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya, dimana kebutuhan kesehariannya sudah terjamin. Atau mungkin mereka tergabung dalam LSM yang memiliki penyandang dana yang kuat. Kenyataannya, para sarjana sains, ilmuwan muda kita kebanyakan adalah berasal dari keluarga yang tidak begitu kaya. Lantas, bagaimana seharusnya  mereka memposisikan diri?</p>
<p>Kebutuhan rasa aman (safety needs)<br />
Kebutuhan tingkat ke dua ini adalah suatu kebutuhan yang mendorong individu untuk memperoleh ketenteraman, kepastian, dan keteraturan dari keadaan lingkungannya. Misalnya kebutuhan akan pakaian, tempat tinggal, dan perlindungan atas tindakan yang sewenang-wenang.</p>
<p>Selayaknya putra-putri terbaik bangsa yang memiliki minat yang tinggi sebagai scientist (terutama ilmuwan yang suka melakukan penelitian di alam lepas) mendapat kemudahan dalam melaksanakan tugasnya mengkaji kekayaan alam negeri ini. Jangan sampai keanekaragaman hayati dan kekayaan alam lainnya di negeri ini justru lebih familiar di kalangan para peneliti asing dan akhirnya mereka patenkan.</p>
<p>Kebutuhan kasih sayang (belonginess and love needs)<br />
Kebutuhan ini mendorong individu untuk mengadakan hubungan afektif atau ikatan emosional dengan individu lain, baik dengan sesama jenis maupun dengan yang berlainan jenis, di lingkungan keluarga ataupun di masyarakat. Contohnya adalah rasa disayangi, diterima, dan dibutuhkan orang lain.</p>
<p>Pernahkah kita merenungkan bagaimana perasaan seorang sarjana sains, dengan IPK yang memadai dan dengan kecerdasan serta kecintaan yang tinggi pada bidang keilmuannya, harus menjadi minder dan merasa tidak berguna karena sudah lebih dari satu tahun ia tidak mendapatkan pekerjaan yang layak? Ketika mereka dipandang sebelah mata karena menjadi pengangguran terdidik? Bahkan ketika ia ingin menikah dengan wanita yang dicintainya terpaksa tertolak karena ia belum bekerja? Betapa kasihan ilmuwan muda itu? Haruskah ia mengurungkan cita-citanya untuk menjadi ilmuwan yang sukses, menjadi manusia yang berguna bagi manusia lain, dengan bekerja pada yang bukan bidang keahliannya? Lalu dimana manifestasi hasil pendidikannya, yang selama setidaknya 4-5 tahun ia bergelut dengan laboratorium dan penelitian? </p>
<p>Kebutuhan akan harga diri (esteem needs)<br />
Kebutuhan ini terdiri dari dua bagian. Pertama adalah penghormatan atau penghargaan dari diri sendiri, dan kedua adalah penghargaan dari orang lain. Contohnya adalah hasrat untuk memperoleh kekuatan pribadi dan mendapatkan penghargaan atas apa-apa yang dilakukannya.</p>
<p>Bagaimana seorang sarjana sains yang menganggur bisa mempertahankan percaya dirinya? Bagaimanapun di dalam lingkungannya (masyarakat) ia dianggap sebagai manusia yang mengenyam pendidikan tinggi. Masyarakat awam tidak mau tahu ketika ternyata sang scientist muda tersebut tidak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan keilmuannya sehingga ia terpaksa menunggu dan terus menunggu, sehingga tetap saja mereka mencibir, seperti misalnya: “Sarjana kok menganggur, apa tidak ada pekerjaan yang dapat ia lakukan?” atau “Apakah tidak ada lembaga pemerintah atau perusahaan yang mau menerimanya bekerja?” Dan prasangka-prasangka lain yang membuatnya semakin merasa tidak dihargai oleh orang lain dan bahkan ia pun tidak lagi bisa menghargai dirinya sendiri. Bukankah pendidikan yang telah sekian tahun ia jalani adalah upaya mengubah manusia dari liabilitas (beban) menjadi aset (SDM yang unggul). Lantas, ketika dia sudah menyandang gelar sarjana, young scientist, mengapa ia tidak bekerja? Pertanyaannya adalah kembali pada berapa banyak lembaga penelitian di negeri ini yang cukup untuk menampung mereka?</p>
<p>Kebutuhan akan aktualisasi diri (need for sel actualization)<br />
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang paling tinggi dan akan muncul apabila kebutuhan yang ada di bawahnya sudah terpenuhi dengan baik. Misalnya seorang pemusik menciptakan komposisi musik atau seorang ilmuwan menemukan suatu teori yang berguna bagi kehidupan.</p>
<p>Pertanyaannya adalah ketika seorang sarjana sains belum juga mendapatkan pekerjaan tetap yang sesuai bidangnya (ilmuwan), bagaimana dia harus mengaktualisasikan dirinya?</p>
<p>Dari uraian di atas, tampak bahwa kecenderungan dan intensitas perbuatan seseorang dalam bekerja kemungkinan besar dipengaruhi oleh jenis kebutuhan yang ada pada diri orang yang bersangkutan. Demikian halnya ilmuwan, dalam bekerja, tentu dipengaruhi oleh keinginan-keinginan yang ada dalam dirinya. Jika ilmuwan memiliki keinginan yang kuat sesuai peranannya, maka akan berusaha melakukan tugas-tugasnya secara optimal. Wallahua’lam bishowab.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifqu.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifqu.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifqu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifqu.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=12&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/dorongan-untuk-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ee2a35cf59465be013d85d78a0d78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifqu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimanakah Sosok Ilmuwan kita?</title>
		<link>http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/bagaimanakah-sosok-ilmuwan-kita/</link>
		<comments>http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/bagaimanakah-sosok-ilmuwan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2007 00:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifqu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmuwan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/bagaimanakah-sosok-ilmuwan-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Ada artikel menarik di Harian Kompas 25 Nopember 2006. Judulnya sangat menggelitik, yaitu: &#8220;Ilmuwan Indonesia, Jago Kandang atau Pohon Pisang?&#8221; Ini merupakan salah satu bukti bahwa ilmuwan di Indonesia belum mampu menunjukkan sikap profesional, terutama keberanian unjuk gigi di forum ilmiah internasional. Mungkin Banyak di antara mereka yang berprestasi di tingkat dunia, tetapi setelah itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=9&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada artikel menarik di Harian Kompas 25 Nopember 2006. Judulnya sangat menggelitik, yaitu: &#8220;Ilmuwan Indonesia, Jago Kandang atau Pohon Pisang?&#8221; Ini merupakan salah satu bukti bahwa ilmuwan di Indonesia belum mampu menunjukkan sikap profesional, terutama keberanian unjuk gigi di forum ilmiah internasional. Mungkin Banyak di antara mereka yang berprestasi di tingkat dunia, tetapi setelah itu kemudian mandeg begitu saja. Persis seperti pohon pisang, karena bunganya bersifat aksiler monocarpi, jika berbuah hanya sekali dan setelah itu mati. Karenanya sangat wajar apabila sampai saat ini posisi ilmuwan belum mendapatkan hati di masyarakat. Mungkin karena para ilmuwan sendiri masih beranggapan bahwa profesi mereka hanyalah sekedar pekerjaan, sehingga mereka melakukan penelitian hanya bila ada proyek saja, bukan sebagai sebuah ungkapan kecintaan terhadap ilmu. Lantas, bagaimana dengan pemerintah? Sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap dunia penelitian di Indonesia, bidang yang sangat penting bagi kemajuan bangsa ini.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifqu.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifqu.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifqu.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifqu.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=9&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifqu.wordpress.com/2007/01/28/bagaimanakah-sosok-ilmuwan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ee2a35cf59465be013d85d78a0d78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifqu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;.</title>
		<link>http://arifqu.wordpress.com/2006/12/21/hello-world/</link>
		<comments>http://arifqu.wordpress.com/2006/12/21/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2006 23:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifqu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Welcome]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum&#8230;. Selamat datang di arifqu.wordpress.com Judul yang saya angkat di dalam weblog (blog) ini adalah &#8216;Become a Professional Scientist&#8217;. Apa yang melatarbelakangi pemilihan judul tersebut? Jawabannya tidak lain adalah karena saya bercita-cita menjadi ilmuwan. Dan di dalam blog ini saya ingin mencurahkan gagasan-gagasan idealisme saya tersebut. Dengan berbagi kepada para pembaca sekalian, yang kebetulan &#8211;maupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=1&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;.</p>
<p>Selamat datang di arifqu.wordpress.com<br />
Judul yang saya angkat di dalam weblog (blog) ini adalah &#8216;Become a Professional Scientist&#8217;. Apa yang melatarbelakangi pemilihan judul tersebut? Jawabannya tidak lain adalah karena saya bercita-cita menjadi ilmuwan. Dan di dalam blog ini saya ingin mencurahkan gagasan-gagasan idealisme saya tersebut. Dengan berbagi kepada para pembaca sekalian, yang kebetulan &#8211;maupun secara sengaja&#8211; mengakses blog ini, saya juga mengharapkan berbagai masukan dan saran yang membangun. Jadi, anda tidak perlu sungkan untuk menuliskan pesan anda setelah membaca tulisan yang saya posting <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Semoga apa yang tertuang di dalam blog ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian, dan juga bagi saya sendiri.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifqu.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifqu.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifqu.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifqu.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifqu.wordpress.com&amp;blog=629210&amp;post=1&amp;subd=arifqu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifqu.wordpress.com/2006/12/21/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ee2a35cf59465be013d85d78a0d78?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifqu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
